LSM GMBI Distrik Lebak Akan Turun Menyuarakan Ganti Kajari Lebak Jika Takut Selaras Dengan Instruksi Presiden Dalam Memberantas Korupsi*

LEBAK – Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) Distrik Lebak, Yang Dikomandoi King Naga secara tegas menyatakan kesiapannya untuk menggelar aksi massa besar-besaran guna mendesak pencopotan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lebak. Langkah ini akan diambil jika pihak Kejaksaan Negeri Lebak dinilai gamang, takut, atau tebang pilih dalam mengusut tuntas kasus-kasus korupsi di wilayah Kabupaten Lebak.
Ketua LSM GMBI Distrik Lebak menegaskan bahwa penegakan hukum di daerah harus berjalan tegak lurus dan selaras dengan instruksi tegas Presiden Republik Indonesia dalam pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu. Sebagai benteng perjuangan masyarakat bawah, GMBI melihat masih adanya sumbatan dan kelambatan dalam penanganan beberapa komitmen kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani oleh Kejari Lebak.
“Presiden dengan sangat jelas telah menginstruksikan seluruh aparat penegak hukum untuk bergerak cepat, bersih, dan berani menyapu bersih para koruptor. Jika Kajari Lebak terkesan takut, ragu-ragu, atau justru tidak selaras dengan semangat pusat, maka kami dari GMBI Distrik Lebak tidak akan tinggal diam. Kami akan turun ke jalan dengan kekuatan penuh untuk menyuarakan aspirasi rakyat: Ganti Kajari Lebak!” ujarnya.
Menurut GMBI, tuntutan pergantian kepemimpinan di tubuh Kejari Lebak ini menjadi hal yang mutlak jika kinerja institusi adhyaksa di daerah tidak menunjukkan progres yang signifikan dalam menyelamatkan uang negara dan menegakkan keadilan bagi masyarakat Kabupaten Lebak.
LSM GMBI Distrik Lebak saat ini tengah mematangkan konsolidasi internal hingga ke tingkat kecamatan (KSM) untuk mempersiapkan aksi unjuk rasa tersebut. Mereka memastikan gerakan ini murni demi mengawal uang rakyat dan memastikan bahwa instruksi Presiden mengenai aksi bersih-bersih dari korupsi benar-benar membumi hingga ke tingkat daerah.
Hkz